DUMAI (DNN) – Warga dan Pedagang yang mencari nafkah di seputaran jalan Jaya Mukti, Kel Tanjung Palas Kota Dumai, mengeluhkan hasil pengerjaan Proyek Drainase disepanjang Jalan Kesuma, Jaya Mukti, yang dimana pengerjaannya tidak memperhatikan pengendara yang sering lewat di jalan tersebut sehingga menimbulkan kemacetan dikarenakan banyaknya bekas-bekas material dan galian yang berserakan dijalan dan belum lagi material yang ada disepanjang jalan tersebut sehingga mengganggu kenyamanan pengendara yang melintasi jalan tersebut.
dan belum lagi keluhan para pedagang yang mencari nafkah yang mempunyai kios jualan harian untuk menyambung hidupnya, akibat drainase tersebut mengganggu aktivitasnya jualan dikarenakan penggalian parit tersebut dan membuat ia tidak bisa berjualan untuk beberapa hari ke depan nya, dan selain itu setelah parit tersebut dikerjakan tidak pernah adanya pihak penanggung jawab proyek tersebut membuatkan kembali jembatan penghubung buat kami berjualan, sehingga harus kami sendiri yang membuat jembatan tersebut dan tidak adanya tanggung jawab dari pelaksana proyek, malahan di tinggal begitu aja,” Ungkap salah seorang pedagang saat di konfirmasi oleh awak media, Minggu 04 Desember 2022, membenarkan, bahwasanya Proyek Drainase tersebut sangat meresahkan bagi kami (warga,Red)
“Saya sempat mempertanyakan hal tersebut kepada salah seorang pekerja tentang SOP kerja dilapangan ini, apakah seperti ini yang dimana semua bekas galian beserakan dan tidak dibersihkan dan hanya diletakkan di pinggir jalan tersebut sehingga menimbulkan masalah, namun jawaban salah satu pekerja hanya melemparkan coba tanyakan kepada pimpinan,”Ujarnya.
Disamping itu juga Awak media mencoba meminta tanggapan kepada pemerhati lingkungan dan juga sebagai aktivis lingkungan sekaligus Advokat yang ada di Kota Dumai Eko Saputra., SH..MH ” Saya juga sangat menyanyangkan persoalan ini sehingga menimbulkan keresahan terhadap warga dan pedagang baik yang melintasi jalan tersebut maupun pedagang yang berjualan disana akibat proyek drainase tersebut, apalagi jalan kesuma tersebut adalah jalan besar dan juga pemukiman masyarakat, sebaiknya pihak pengelola memikirkan hal tersebut apa yang akan menjadi kendala dan problem bagi masyarakat harus dipikirkan terlebih dahulu dan bukan hanya sekedar mengejar proyek untuk pembangunan tetapi juga memikirkan dampak yang timbul akibat pengerjaan proyek drainase tersebut”, Pungkasnya.
“Kita meminta Pemerintah Pemko Dumai melalui Dinas PU Kota Dumai, karena ini juga tidak terlepas dari peninjauan mereka agar hal ini, disampaikan melalui Pihak Pengelola Pengerjaan Proyek Drainase tersebut, Pejabat ditingkat Pimpinan dibawah juga sangat disayangkan hal ini tidak diberikan pemahaman terhadap orang-orang pekerja dibawah.”ungkapmya.
Selanjutnya, harapan kami sebagai masyarakat dan pedagang yang ada diseputaran jalan kesuma jaya mukti, tolonglah kami juga diperhatikan untuk kami mencari nafkah dan bukan hanya selesai pengerjaan lalu di tinggal begitu saja dan paling tidak buatkan tangga penghubung lagi akibat penggalian drainase tersebut.” tutupnya.
Sumber : Tim








Komentar