
Dumai (DNN) – Hujan dengan curah hujan sedang dalam beberapa hari terakhir membasahi Kota Dumai, Dinas kesehatan mengingatkan warga untuk menutup rapat tempat penampungan air.
menjelang lebaran Idul Fitri 1440 H kemarin, Kota Dumai sering diguyur hujan dengan itensitas sedang, bahkan BMKG melalui Website resminya memprediksi pada kamis (14/6) siang kota dumai kembali diguyur hujan.
Banyak masyarakat Kota Dumai yang menampung air hujan untuk menutupi kebutuhan air bersih serta menggunakan drum serta bak mandi yang berada didalam lingkungan rumah sendiri.
PLH Kabid Yankes Dinkes Kota Dumai, Dr. M. Hafidz mengingatkan kepada seluruh warga untuk menutup rapat tempat penampungan air setelah menampung maupun menggunakan air bersih tersebut.
Hal tersebut harus dilakukan katanya, agar perkembang biakan nyamuk Aedes Aegepty atau nyamuk penyebar penyakit demam berdarah dapat ditekan penyebaran penyakit tersebut dikalangan masyarakat yang rentan sering terjadi dan biasanya dipemukiman-pemukiman yang padat penduduk yang kurang terjaga kebersihan nya dan selokan-selokan air yang tersumbat sehingga nyamuk penyebar penyakit tersebut bisa berkembang biak dengan leluasanya. tetapi juga nyamuk ini bukan hanya berkembang biak di tempat air yang kotor melainkan di air bersih “kata Dr. M. Hafidz kepada DumaiNews.net (12/06) kemarin.
Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat melakukan pencegahan sederhana , yakni 3M , menguras, menutup, dan mengubur benda-benda yang dapat menampung air.
“Selain itu, masyarakat juga dapat meminta bubuk ABT di puskesmas untuk ditaburi kedalam penampungan air yang terlihat ada jentik-jentik nyamuk, tetapi juga yang harus diwaspadai oleh masyarakat jika ada oknum yang mengatasnamakan Dinkes Kota Dumai dengan modus menjual bubuk ABT kesetiap rumah-rumah juga segera dilaporkan ke kita, karena bubuk ABT tersebut Gratis didapat. katanya”
Untuk kasus DBD sendiri, Dr. M. Hafidz mengatakan, pada bulan juni 2019 terdapat satu (1) kasus di Kota Dumai. ” tutupnya.
Editor : Agus












Komentar