DUMAI (DNN) – Ketua Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila (LPPH PP) Dumai, Eko Saputra ,SH., CPL meminta kepada lurah untuk tidak main-main dalam mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) Domisili sebagai syarat untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sebab dari hasil laporan masyarakat ke sekretariat LPPH PP Dumai hari ini, Jumat 26 Juni 2020 sejumlah orang tua siswa diduga mempermainkan surat domisili agar anaknya bisa masuk di sekolah negeri yang ada di kota dumai.
“Kita minta lurah jangan main-main, jangan sampai ada oknum tertentu yang memanfaatkan Suket domisili ini untuk meraup keuntungan, kan tanggal bulan itu semua bisa dimainkan. Suket ini jadi catatan khusus kita,” kata Pengacara Muda ini, Jumat 26 Juni 2020.
Pihaknya berharap pelaksanaan PPDB di Riau dan khususnya Dumai berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak sekolah diminta agar menjalankan Permendikbud dan Juknis yang sudah ada. Sehingga tidak ada kecurangan dan pihak yang dirugikan.
Apabila diketemukan hal dan praktek manipulasi tersebut demi meraup keuntungan dan mengenyampingkan aturan yang telah di atur kita tidak segan-segan untuk melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib, karena ini dapat merugikan anak-anak yang dizonasi sesuai aturan tidak dapat mendaftarkan dirinya disekolah dimana ia berdomisili sesuai data yang dia miliki, tuturnya,’
YSF#












Komentar