Dumai (DNN) – Perjuangan masyarakat Kecamatan Medang Kampai kembali menggema. Sejumlah Tokoh Masyarakat dan pemuda tempatan turun ke lapangan menyuarakan tuntutan agar lahan yang dikuasai PT Agrinas Nusantara Palma diberikan kepada masyarakat setempat untuk dikelola demi kemakmuran bersama.
Aksi yang digerakkan oleh para Tokoh masyarakat dan pemuda ini berlangsung dengan tertib namun penuh semangat. Mereka menegaskan bahwa lahan yang berada di wilayah Medang Kampai pada prinsipnya harus dikembalikan kepada masyarakat tempatan, khususnya yang berdomisili dan memiliki keterikatan sejarah serta adat di kawasan tersebut.Tegas Darsani Dan Budi
Jodi Pratama, S.Pd., salah satu tokoh pemuda yang hadir dalam aksi tersebut, menyampaikan bahwa perjuangan ini bukan sekadar soal tanah, tetapi juga tentang hak masyarakat untuk mendapatkan akses ekonomi yang adil.
“Lahan yang dimiliki tersebut sudah ada , dan jika lahan tersebut dikelola bagi pihak luar dimana tanggung jawab pemerintah buat kami warga tempatan yang ingin melangsungkan hidup demi kesejahteraan berapa ratus kepala keluarga yang ada di kecamatan medang kampai ini,”tegas Jodi, menyampaikan bahwa keputusan terkait lahan bukan akhir dari perjuangan, justru menjadi awal untuk memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan hak pengelolaan dan manfaatnya.
Para Tokoh dan pemuda Yang Tergabung di beberapa Rt, Kelurahan Dan kecamatan Medang Kampai, Seperti Budi, Erudi, Heri, Epi Sukarnawan, Isniizar, Darsani, Asril, Abdul Wahid, Tumijan, Dan Orasi Andika Sakai. menilai bahwa lahan tersebut seharusnya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat tempatan dan masyarakat adat, bukan hanya bagi kepentingan korporasi. Mereka meminta PT Agrinas Nusantara Palma membuka ruang dialog serta mempertimbangkan tuntutan warga secara serius.

Aspirasi ini juga menyangkut pemerataan kesempatan kerja. Banyak pemuda Medang Kampai berharap perusahaan membuka akses tenaga kerja yang lebih besar bagi putra daerah, mengingat keberadaan perusahaan berdampak langsung pada kehidupan sosial dan ekonomi di wilayah tersebut.

Menutup aksinya, seorang pemuda dari Teluk Makmur menyampaikan pernyataan yang menjadi simbol tekad gerakan ini.
“Selaku pemuda Teluk Makmur, saya akan bentuk Perjuangan Pemuda Medang Kampai untuk berjuang soal lahan maupun ketenagakerjaan bagi pemuda tempatan.”
Gerakan ini kini mendapat dukungan dari berbagai pihak, dan para pemuda berkomitmen untuk mengawal prosesnya hingga masyarakat benar-benar memperoleh hak atas tanah dan peluang kerja yang layak. Perjuangan masih panjang, namun semangat pemuda Medang Kampai menunjukkan bahwa mereka siap berdiri di garis depan.
Penulis : Ysf








Komentar