
Bengkalis (DNN) – menerima penghargaan dari Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Jakarta, Rabu (5/12). Anugerah itu sebagai apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang berkontribusi besar menyukseskan kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-102 yang dipusatkan di Kecamatan Pinggir, Agustus lalu.
Penghargaan itu diserahkan oleh Inspektur Jenderal TNI Letjen Muhammad Herindra, mewakili Panglima TNI, pada pembukaan Rapat Paripurna TMMD Tahun 2018 yang ditaja di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Jakarta Timur, kemarin.
Bupati Amril Mukminin terlihat antusias menerima penghargaan tersebut. Ia mengatakan, apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendukung TMMD merupakan suatu kewajiban.
Pasalnya, ia menilai kegiatan itu langsung berhubungan dengan masyarakat desa. “Insya Allah pada tahun depan Kabupaten Bengkalis akan tetap istiqamah dalam mendukung kegiatan TMMD ini,” ujar Amril Mukminin.
Menurut dia, kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa atau TMMD sangat membantu Kabupaten Bengkalis dalam mendukung percepatan pembangunan.
“Oleh karena itu, kita sangat mendukung penuh pelaksanaan TMMD. Kegiatan ini merupakan program percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Terutama diprioritaskan untuk pembangunan wilayah tertinggal,” paparnya.
Penghargaan tersebut sekaligus ucapan terima kasih Panglima TNI terhadap Pemerintah Kabupaten Bengkalis, yang mendukung pelaksanaan TMMD dengan anggaran besar di APBD, yakni Rp 5,23 miliar. Tepatnya Rp 5.235.385.000.
Dukungan dana dari Pemkab Bengkalis paling besar dibanding daerah-daerah lainnya. Termasuk Kabupaten Deli Serdang (Sumatra Utara) dan Kabupaten Mappi (Papua) yang juga mendapat penghargaan dari Panglima TNI.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengucurkan anggaran sebesar Rp 4.520.000.000. Sementara Kabupaten Mappi menggelontorkan dana sebesar Rp.4.000.000.000.
Editor: rinalsagita













Komentar